WASPIRA.COM, KABUPATEN BANDUNG — SD Negeri Jatisari yang terletak di Kecamatan Baleendah mendapatkan bantuan program pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) bertingkat.

Kepala Sekolah SDN Jatisari, Siti Sumiati, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung, serta pemerintah pusat atas bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, dengan mendapatkan bantuan RKB ini, manfaatnya sangat luar biasa bagi sekolah kami,” ujar Siti Sumiati saat ditemui awak media di ruang kerjanya pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Beliau berharap ke depannya proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat berjalan semakin lancar. Dengan selesainya pembangunan nanti, diharapkan tidak ada lagi siswa yang harus masuk sekolah pada siang hari, sehingga anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman.

Pihak sekolah juga memiliki harapan lanjutan agar dua ruang kelas yang saat ini belum bertingkat dapat segera ditingkat, serta berencana membangun ruang guru jika kembali mendapat bantuan di masa mendatang.

Profil dan Data Sekolah

SDN Jatisari saat ini didukung oleh 23 tenaga pendidik dan kependidikan, dengan rincian sebagai berikut:

Guru Kelas: 18 orang
Guru PJOK: 2 orang
Guru PAI: 3 orang

Guru Ekstrakurikuler: 5 orang (membidangi Pramuka, seni tari, angklung, dan karawitan)

Sementara itu, jumlah keseluruhan siswa tercatat sebanyak 660 anak yang terbagi ke dalam 18 rombongan belajar (rombel). Adapun ruang kelas baru bertingkat ini nantinya akan memanfaatkan tata letak lantai bawah sebanyak 2 ruang dan lantai atas sebanyak 2 RKB.

Pekerjaan Proyek Sesuai RAB dan Spesifikasi

Pada waktu yang sama, kontraktor pelaksana proyek, Riki, yang didampingi oleh Pak Maman serta perwakilan pekerja bernama Entis, menyambut baik kedatangan awak media dengan transparan.

Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan RKB bertingkat ini dikerjakan oleh pelaksana CV. Rays Karya dengan nomor kontrak EP-01KZ3E6X56HNE2FYSWJ4T37HW6. Nilai kontrak proyek tersebut tercatat sebesar Rp798.844.549 dengan waktu pelaksana selama 90 (sembilan puluh) hari kalender.

Riki menjelaskan bahwa pengerjaan pembangunan RKB ini sudah berjalan kurang lebih selama satu bulan dan dilaksanakan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta spesifikasi teknis yang berlaku. 

Proyek pembangunan ini melibatkan sebanyak 12 orang pekerja yang berpengalaman di bidangnya, termasuk pekerja lokal asal Tutuka dan sebagian lainnya merupakan tenaga kerja handal dari Cianjur yang masih memiliki hubungan kerabat. Dalam pelaksanaannya, pengawasan teknis proyek ini turut didampingi oleh konsultan pembangunan, Pak Maman.

RedWN