

Waspira News || Bandung Barat – Cukup miris Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, sudah berjalan potensi pakai menu brutal. Namun, ada dugaan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengelola program MBG tersebut dengan cara yang buruk dan kurang baik.
301 PELAJAR KERACUNAN DARI MULAI PAUD HINGGA SMK
Salah satunya terkait kualitas menu makanan yang di nilai belum mencerminkan gizi seimbang, serta banyaknya makanan yang akhirnya terbuang. Bahkan, ada laporan makanan basi hingga kasus siswa yang mengalami keracunan. Kasus keracunan itu di laporkan terjadi di Sekolah SMK Pembangunan Bandung Barat, Kecamatan Cipongkor. 22/9/2025
Beredar vidio di media sosial banyaknya siswa yang mengalami keracunan setelah mengkomsumsi program makanan Bergizi Gratis (MBG).
Data Dinas Kesehatan Bandung Barat mencatat, hingga Selasa 24 September 2025 pukul 00:00 WIB, tercatat ada 301 korban keracunan.
Mayoritas merupakan kalangan pelajar mulai dari PAUD hingga SMK. Mereka datang ke posko kesehatan dengan beragam keluhan medis di antaranya mual, pusing, serta sesak nafas.
Adapun beberapa keterangan dari sejumlah orangtua yang anaknya menjadi korban keracunan mengaku kecewa dan sedih atas adanya kejadian tersebut.
“Saya fikir makanan gratis yang di sediakan oleh pemerintah akan memberikan perbaikan gizi anak-anak tetapi malah membuat penyakit. Faktanya di sebagian daerah terdapat hal yang sama seperti ini”. Untuk itu dengan rasa hormat, agar tidak menimbulkan korban yang banyak dapur MBG Bandung Barat harus di hentikan sementara. Ucapnya
Jelas dalam hal ini pemerintah telah lalai dalam pengawasan dapur MBG di daerahnya masing-masing, jika sudah banyak korban keracunan seperti ini siapa yang harus di salahkan dan siapa yang bertanggung jawab atas ini ???.
Untuk itu kami menyarankan agar ada evaluasi seiring dengan jumlah yang kena keracunan ini terus bertambah. Dan program MBG ini lebih baik di hentikan sementara, dan untuk pemerintah agar tidak diam saja dengan banyaknya insiden keracunan yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Barat.
Pewarta : DJ/WN



Leave feedback about this