

BALEENDAH. BLANCENEWS.ID – Pembangunan rabat beton di Jalan Adipati Ukur, Kampung Papak Gede, RT 03/RW 15, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, menuai sorotan tajam dari masyarakat.
Warga setempat mengeluhkan kualitas pekerjaan yang di nilai buruk dan kurangnya transparansi terkait penggunaan anggaran proyek tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (3/7/2026), kondisi fisik jalan hasil rabat beton tersebut tampak tidak rata dan kasar.
Hal ini memicu kekecewaan warga yang menduga bahwa pengerjaan proyek tersebut di lakukan secara asal-asalan demi mengejar keuntungan pribadi. Atau kelompok. Selain masalah kualitas, aspek transparansi juga menjadi poin utama yang di soal oleh warga.
Papan informasi proyek yang terpasang di lokasi di nilai tidak memuat rincian yang lengkap, khususnya terkait besaran anggaran dan alokasi Hari Orang Kerja (HOK).
Padahal, keterbukaan informasi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
Warga mendesak pihak kontraktor, yaitu CV Tata Teknik, untuk lebih transparan mengenai total anggaran yang di gunakan. “Kami sebagai warga ikut memantau jalannya proyek ini.
Kami hanya ingin tahu berapa sebenarnya anggaran yang di alokasikan, apalagi santer terdengar bahwa pekerjaan ini bersumber dari dana aspirasi anggota dewan. Jadi, seharusnya transparansi anggaran benar-benar di junjung tinggi,” ujar salah satu perwakilan warga.
Berdasarkan papan informasi yang tertera di lokasi, proyek dengan nama “Peningkatan Jalan Adipati Ukur No. 16 Kp. Bale Gede” ini berada di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung dengan masa pelaksanaan selama 30 hari.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan pengerjaan yang dinilai asal jadi serta minimnya transparansi tersebut.
Warga berharap pihak terkait, terutama pengawas proyek dari dinas terkait, segera melakukan peninjauan ulang dan memastikan pembangunan dikerjakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang seharusnya.
Apa fakta sekarang Kondisi fisik di lapangan memang menunjukkan permukaan beton yang tampak tidak rata dan kasar.
Pewarta : AAbeng



Leave feedback about this