

WASPIRA NEWS || BANDUNG – Wisatawan Masih Antusias Padati Kawah Putih Pada H+9 Idul Fitri 1447 H, objek wisata Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, masih menjadi primadona bagi wisatawan. Berdasarkan pantauan pada Minggu (29/3/2026), antusiasme pengunjung tetap tinggi meskipun masa libur lebaran mulai memasuki babak akhir.
Wisatawan Masih Antusias Padati Kawah Putih Pada H+9 Idul Fitri
Hingga pukul 12.30 WIB, tercatat sebanyak 1.900 wisatawan telah memasuki kawasan kawah vulkanik tersebut. Dari total tersebut, 90 orang di antaranya merupakan wisatawan mancanegara, sementara sisanya di dominasi oleh wisatawan domestik dari berbagai daerah.
Fasilitas Transportasi dan Pemberdayaan UMKM
Untuk memudahkan akses menuju titik kawah yang berjarak sekitar 5 kilometer dari gerbang utama, pihak pengelola menyiagakan 87 unit kendaraan khusus yang dikenal dengan sebutan “Ontang-Anting”. Fasilitas antar-jemput pulang-pergi ini di sediakan guna memastikan kenyamanan pengunjung mengingat medan jalan yang cukup menanjak.
Selain akses transportasi yang memadai, tersedia pula area parkir luas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Pengelola juga memberdayakan masyarakat sekitar melalui sektor ekonomi kreatif dengan menyediakan 97 warung UMKM yang menyajikan berbagai pilihan kuliner lokal dan cenderamata khas Bandung. Fasilitas penunjang seperti musala dan toilet juga tersedia di area bawah maupun di lokasi atas dekat kawah.
Keamanan, Kebersihan, dan Jaminan Asuransi
Kondisi cuaca menjadi perhatian serius pihak manajemen. Mengingat pada Sabtu (28/3/2026) terjadi hujan lebat disertai angin kencang, pengelola terus memberikan pengarahan agar pengunjung lebih berhati-hati.
Salah satu pengelola Kawah Putih, Budi, menegaskan bahwa kebersihan area wisata menjadi prioritas utama. Selain itu, aspek keamanan dan ketertiban telah dikoordinasikan lintas sektor sejak jauh hari.
“Untuk keamanan, sejak H-1 Idulfitri 1447 H, petugas gabungan dari TNI, Polri, Orari, hingga tenaga kesehatan sudah bersiaga. Kami juga di bantu oleh masyarakat setempat untuk mengamankan arus lalu lintas dan menjaga kamtibmas di wilayah wisata,” ujar Budi.
Budi juga menambahkan bahwa setiap pengunjung yang datang sudah mendapatkan jaminan asuransi sebagai bentuk perlindungan selama berada di kawasan wisata.
Pengembangan Ekowisata oleh Perhutani
Wisata Kawah Putih saat ini di kelola oleh Perum Perhutani melalui anak usahanya, PT Perhutani Alam Wisata (Palawi) atau unit manajemen Perhutani Bandung Selatan. Pengelolaan ini berfokus pada konsep ekowisata, termasuk pengembangan spot baru seperti Sunan Ibu, area berkuda, dan jembatan gantung (skywalk) yang kini menjadi daya tarik tambahan.
Mengenai biaya retribusi, harga tiket masuk tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan, masih mengikuti tarif normal seperti hari-hari sebelumnya. Dengan pengamanan yang ketat dan fasilitas yang semakin lengkap, Kawah Putih di prediksi akan terus di kunjungi wisatawan hingga akhir pekan ini.
Pewarta : Budiana Tim
RedWN



Leave feedback about this