Waspira News || Kab. Bandung – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bagus Sauyunan, Desa Patrolsari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, menerima penyertaan modal sebesar 20 persen dari Dana Desa.
Penambahan modal tersebut dialokasikan khusus untuk memperkuat kegiatan usaha di bidang ketahanan pangan, Kamis (30/7/2026).
Ketua BUMDes Bagus Sauyunan, Ait Sobur, membenarkan penerimaan alokasi anggaran tersebut. Menurutnya, penguatan modal ini merupakan langkah nyata dalam mendukung sektor ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan desa.
Ia menjelaskan bahwa program ketahanan pangan BUMDes Bagus Sauyunan terbagi ke dalam dua sub-kegiatan utama, yakni sektor hewani dan nabati. Skema pengalokasian ini selaras dengan regulasi pemerintah, termasuk Undang-Undang Desa dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 11 Tahun 2021 tentang BUMDes.
Pada sektor hewani, anggaran dimanfaatkan untuk pembangunan sarana fisik berupa kandang dan gudang, serta pengadaan sapi ternak. Hasil dari pengelolaan ternak tersebut telah dirasakan manfaatnya; beberapa ekor sapi berhasil dipanen dan dijual untuk kebutuhan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 2026 lalu. “Saat ini kami sedang berupaya mencari bibit ternak baru untuk proses peremajaan,” ujar Ait.
Sementara itu, pada sektor nabati, program difokuskan pada budi daya tanaman padi yang memanfaatkan lahan pertanian seluas kurang lebih 4.620 meter persegi di Kampung Cisaid, RW 05, Desa Patrolsari. Pemilihan program ini dinilai tepat mengingat mayoritas warga setempat bermata pencaharian sebagai petani.
Hasil panen dari budi daya padi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 8 kuintal. Hasil tersebut nantinya dibagikan kepada para petani penggarap serta dialokasikan untuk menambah Pendapatan Asli Desa (PAD) Patrolsari.
Pewarta : A Abeng



Leave feedback about this