
Waspira News || Kab Bandung – Kepala Sekolah adalah sosok sentral dalam lingkungan pendidikan, di harapkan memiliki sikap terbuka, etika baik. Dan jiwa sosial yang tinggi dalam menjalankan peran sebagai pemimpin. Seorang Kepala Sekolah bertanggung jawab memimpin guru, staf. Dan siswa di lembaga pendidikan, serta berinteraksi dengan berbagai pihak eksternal, termasuk orang tua, pengawas, dan media sebagai bagian dari sosial kontrol.
PIHAK SEKOLAH SDN CIBODAS KECAMATAN CIWIDEY, SEOLAH ENGGAN BERTEMU DENGAN WARTAWAN
Berbeda dengan Kepala Sekolah SDN Cibodas Kecamatan Ciwidey Susi, seolah menghindari wartawan yang hendak berkunjung ke sekolahnya.
Ketika awak media mengunjungi SDN Cibodas pada hari Jum’at, 8 Agustus 2025 dengan maksud konfirmasi dan menggali informasi tentang siswa. Yang mengenyam pendidikan di SDN Cibodas. Namun Susi sebagai Kepsek malah pergi begitu saja seolah alergi dengan kedatangan awak media.
Sementara Kepsek meninggalkan begitu saja, awak media pun mendatangi ruang guru dan kebetulan ada beberapa para guru sedang di ruangan. Ketika awak media menanyakan hal yang sama berapa banyak murid baru di tahun ajaran 2025 ini, cetus salah satu guru kurang lebih ada 38 siswa.
Tanpa adanya basa-basi pihak sekolah sama sekali tak mempersilahkan awak media masuk ruangan ataupun duduk, mereka seperti acuh dengan adanya tamu yang datang ke SDN Cibodas.
Setelah meninggalkan ruang guru, awak media pun melihat satu persatu kelas yang di mana tak ada guru pengajar dalam kelas. Padahal pada saat itu masih pukul 08.00 jam mengajar berlangsung, tetapi guru-guru malah berkumpul di ruangan guru.
Kepsek Kurangnya Pemeliharaan Sekolah
Di sisi lain, melihat kondisi sekolah SDN Cibodas seperti tidak terawat, atap plafon yang bolong-bolong seolah tidak tersentuh dan di biarkan begitu saja.
Sikap tertutup kepala sekolah ini memicu pertanyaan di kalangan insan pers. Beberapa pihak menilai, jika semua di jalankan dengan transparan. Dan profesional, seharusnya tidak ada alasan untuk menghindari interaksi dengan wartawan yang berniat meliput kegiatan sekolah.
Sebagai sosok publik, seorang Kepala Sekolah sepatutnya terbuka dan siap menyambut berbagai tamu demi keterbukaan informasi dan pelayanan prima di institusi pendidikan yang di pimpinnya.
Penting bagi sekolah untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan kooperatif terhadap tamu, baik itu siswa, orang tua, maupun pihak lain yang berkepentingan. Hal ini akan meningkatkan reputasi sekolah dan memperkuat hubungan baik dengan masyarakat. Sebuah sekolah yang kooperatif akan lebih mudah mendapatkan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak.
Kendati demikian, Susi hingga saat ini belum memberikan tanggapan atau penjelasan terkait sikapnya yang di anggap enggan menemui wartawan.
Sorot kepala sekolah memang tidak kooperatif dan enggan memberikan informasi kepada siapapun, termasuk wartawan.
Kontributor : Tya/Beng
RedWN



Leave feedback about this