Berita BGN Bupati Bandung Camat Pasirjabu Dinas Kesehatan Kab Bandung Edukasi Gubernur Jabar KDM Kepala Desa Cibodas MBG SPPG

Akselerasi Program MBG Di Kecamatan Pasir Jambu

 

Waspira News || Bandung – Akselerasi Program MBG, Di Kecamatan Pasir Jambu, Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat komitmen terhadap pemenuhan gizi masyarakat. Hal ini di tunjukan melalui komunikasi antar Kecamatan yang berada di Kabupaten Bandung, salah satunya Kecamatan Pasir Jambu 5 SPPG Beroperasi. Selasa, 20 Januari 2026

Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah program dari Bapak Presiden Prabowo, program ini meunjukan komitmen pemerintah bahwa baik anak-anak, balita. Ibu hamil dan ibu menyusui mendapat akses makanan yang sehat dan bergizi. Disini lah SPPG memiliki peran penting.

Ibu Nia Kania sebagai Camat Pasir Jambu Menjelaskan

SPPG juga berperan dalam mendukung pendataan penerima manfaat, memastikan distribusi makanan berjalan baik, serta mengedukasi masyarakat mengenai gizi seimbang.

Setiap SPPG di harapkan mampu menyajikan makanan yang memenuhi kebutuhan gizi penerima, di mana hal ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah dan menekan stunting.

Beberapa hal penting juga harus di perhatikan, seperti kualitas makanan harus terjaga, makanan yang di sajikan harus bersih. Aman, dan sesuai standar. Lalu ketika mendirikan SPPG ada beberapa persyaratan yang harus di penuhi, di mana prosedur pendirian hingga sarana prasarana di penuhi.

Lalu, SPPG juga harus memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dan dari 8 SPPG yang berdiri di Kecamatan Pasir Jambu. 5 di antaranya telah memiliki SLHS. SPPG juga harus memiliki SOP yang jelas seperti yang sudah di atur oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Banyaknya siswa di kecamatan pasirjambu kurang lebih ada 18.000 ribu, yang sudah terlayani sekitar 15.000 ribu dan ada 3000 ribu siswa yang belum bisa menikmati MBG, dan mudah-mudahan sekarang lagi di usulkan pendirian SPPG baru dan masih menunggu info lokasinya dari BGN.

5 Titik SPPG Di Kecamatan PasirJambu

Adapun lokasi SPPG di Desa Cikoneng dan Margamulya, itu masih proses perijinan dan pembangunan. Tinggal melengkapi perlengkapan yang kemarin. Di periksa oleh BGN . adapun beberapa hal yang perlu di lengkapi sesuai dengan standar dan kelayakan di BGN.

“Perlunya kolaborasi dengan semua pihak untuk memastikan program MBG berjalan baik, dan untuk koordinasi terkait mitra sejauh ini. Berkomunikasi dengan baik. Termasuk dengan pengelola kepala SPPG nya dan sampai sejauh ini kami belum menemukan laporan dari warga atau penerima manfaat. Atau pun ada komplain, kami langsung menginformasikannya pada kepala SPPG yang bersangkutan, untuk di tindak lanjuti sebelum terjadi hal-hal kita tidak inginkan” .

Komunikasi terjalin kami membuat grup WhatsApp yang berada di dalamnya ada kepala SPPG, stake holder, puskesmas dan kepala UPT. Setiap harinya kepala SPPG tersebut melaporkan terkait menu makanan yang akan di berikan setiap harinya, dan adapun kendala yang kita nantinya tindak lanjuti bersama.

Adapun untuk tenaga ahli gizi memang kita kekurangan, jadi tahun 2025 lalu ada beberapa SPPG yang terhambat pada saat launcing. Gara-gara ketersediaan analis gizi. Jika penunjukan kepala SPPGnya sendiri itu sepenuhnya jadi kewenangan BGN.

Usut Punya Usut

Untuk pengelola dapur (SPPG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, (MBG) Makan Bergizi Gratis ini di kelola oleh orang luar. Begini tanggapan Ibu Camat “itu bukan kewenangan kami, karna penunjukan dan yang lain-lain itu kewenangan dari (BGN) Badan Gizi Nasional ”. Kami di wilayah Pasir Jambu hanya penerima manfaat saja.

Ibu Nia juga berharap hadirnya SPPG ini juga melibatkan UMKM lokal untuk membatu proses produksi, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Sehingga ada multiplier effect yakni menyehatkan anak-anak dan menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Sementara, kepala SPPG Bandung Pasir Jambu Arul mengatakan dapur MBG ini beroperasi dari Agustus 2025. Dan banyaknya karyawan juga staf. Sekitar 52 orang, adapun tugas dari masing-masing karyawan contohnya kepala SPPG yaitu mengatur dan memenej SPPG dalam program makan bergizi gratis ini tiap dapur ada 1 kepala dan mempunyai 3 staf (ahli gizi, akuntan dan asisten lapangan).

Ada beberapa Divisi di dapur MBG ini, yang tujuan akhirnya itu memberikan makan bergizi gratis dengan baik. Kami melayani 2700 penerima manfaat setiap harinya, allhamdulillah semuannya terlayani.

Salah Satu Pemilik SPPG Bandung Pasir Jambu

Yayasan Darusyakur Khoirul Insan atau H. Eef, untuk legalitas seperti perijinan itu saya keterbatasan namun saya di amanatkan oleh BGN untuk menjalankan program ini bagaimana caranya dari penerimaan bahan baku sampai ke penerima manfaat.

Dengan bajet atau anggaran Rp.10 ribu ini pihak SPPG mengupayakan makan bergizi ini puas dan terlayani, strategi yang di gunakan fokus pada penggunaan bahan baku, optimalisasi dapur umum dan variasi menu.

Setiap dapur SPPG ini wajib memiliki sertifikasi SLHS mau itu yang proses, sudah proses, terbit maupun yang baru itu wajib ada.

Terkait pendirian SPPG ini.

Adanya selentingan dari masyarakat sekitar bahwa pemilik H. Eef tidak ada komunikasi dengan pihak pemerintahan. Tanggapan Arul “tidak ada tanggapan yang khusus, yang pasti jika dari kita ada kekurangan pasti kita evaluasi dan perbaiki. Dan kita tidak akan menyudutkan salah satu pihak mana pun, adapun kritikan kita terima karna itu salah satu kritik membangun” ucap Arul.

Harapan pun di lontarkan Arul, kita selalu berkomitmen akan bekerja keras dengan baik dan tidak melakukan hal-hal yang aneh juga berkah. Itu tujuan kita kesitu, agar hasilnya pun baik karena program ini merupakan salah satu prioritas Bapak Presiden.

Jika adapun kekurangan dari SPPG kami, kita selalu lakukan evaluasi setiap harinya dan kita perbaiki karna harapan kita itu menjalankan dan melayani anak-anak dengan maksimal sesuai SOP. Tutur Arul

Pewarta : A Abeng
*RedWN*

Pendiri & Pimpinan Redaksi
Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

    Leave feedback about this

    • Kualitas Berita
    • Akurasi Informasi
    • Tampilan Website

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses