Berita Kasus Pemerintah

Diduga Bobroknya PT Wagros Digital Indonesia Sebagai Pengelola Pasar Ikan Modern PIM Di Kabupaten Bandung

Diduga Bobroknya PT. Wagros Digital Indonesia Sebagai Pengelola Pasar Ikan Modern PIM Di Kabupaten Bandung Bobrok

Waspira News | Kabupaten Bandung – Diduga Bobroknya Dan Carut marutnya PT Wagros Digital Indonesia dalam mengelola Pasar Ikan Modern (PIM) di Kabupaten Bandung ini. Di rasakan tidak baik oleh para pedagang dan di jadikan korban, oleh PT Wagros diduga sudah berani memalsukan data diri para pedagang PIM.

Diduga Bobroknya PT Wagros Digital Indonesia

Muncul kembali ke permukaan terkait permasalahan di PT Wagros kali ini di internal perusahaan tersebut, yaitu para karyawan pun. Sudah tidak di beri gaji selama 3 bulan oleh PT Wagros sendiri dan juga santer kabar bahwa PT Wagros. Sudah habis masa kontraknya dengan Pasar Ikan Modern (PIM).

Dari keterangan salah seorang karyawan mengatakan “permasalahan di PT Wagros bukan hanya di rasakan oleh para pedagang karena tertipu. Oleh perusahaan itu, kami pun sama selama 3 bulan belum di beri hak gaji, di sini karyawan. Sudah tidak di gaji di antaranya Security, Office boy dan pengelola” Ujar nya

Diduga Bobroknya PT. Wagros Digital Indonesia Sebagai Pengelola Pasar Ikan Modern PIM Di Kabupaten Bandung Bobrok
Diduga Bobroknya PT Wagros Digital Indonesia Sebagai Pengelola Pasar Ikan Modern PIM Di Kabupaten Bandung Bobrok

Selain itu hadirnya PT Wagros Digital Indonesia  di Pasar Ikan Modern (PIM) sebagai pengelola pasar sangat lah bobrok. Hal itu terlihat dari berbagai sisi di antaranya Diduga PT Wagros dalam menjadikan para pedagang sebagai mitra hanya alibi. Untuk merampas data diri pedagang dengan iming-iming akan di berikan modal melalui KUR (Kredit Usaha Rakyat) tapi ujung-ujungnya. Tidak ada kejelasan dan dari beberapa pedagang data dirinya di gunakan untuk pinjol (Pinjaman Online).

Selama 1 Tahun PT Wagros Sebagai Pengelola

Fasilitas pasar menjadi terbengkalai kumuh dan tidak terawat, sedangkan Pasar Ikan Modern (PIM) ini adalah satu satu ikon dari. Kabupaten Bandung dan di Indonesia sendiri pasar ikan modern hanya ada 3 (Tiga) salah satunya (PIM) di Kabupaten Bandung.

Terakhir karyawan dari PT Wargos Digital Indonesia ternyata sudah tidak menerima gaji selama 3 bulan padahal PT Wagros Digital Indonesia. Adalah perusahaan besar dengan inovasi-inovasi yang luar biasa.

Terlepas dari itu pernyataan dari Abah Deden sebagai mantan pengelola Pasar Ikan Modern (PIM) oleh Dispakan Kabupaten Bandung. Menjelaskan tentang carut marutnya PT Wagros Digital Indonesia dalam mengelola Pasar Ikan Modern (PIM).

“Di bandingkan PT CBS (Citra Bangun Selaras) dengan PT Wagros Digital Indonesia bagaikan bumi dan langit dalam segi pengelolaannya. Di antaranya dalam perawatan gedung sangatlah di jaga dan bersih tidak seperti sekarang gedung (PIM) semenjak di kelola oleh. PT Wagros sangatlah kumuh seperti bangunan  terbengkalai”

Lanjut Abah Deden

” Dulu itu Office Boy saja 8 orang, Security 4 orang sekarang untuk OB saja hanya 2 orang. Security 2 orang, Jelas gedung sebesar ini hanya 2 orang yang membersihkan mana mungkin terurus, dari pedagang pun. Dulu sama sekarang berbeda jaman dulu oleh PT CBS sangat penuh, di bagian bawah sebagai pemasar ikan, bahan pokok. Dan di atas sebagai foodcourt, Namun sekarang kondisi pedagang PIM di bawah saja hanya 4 orang dan di atas. Hanya 8 kedai yang buka dari jumlah 45 kedai yang di sediakan”.

Bukan hanya itu harapan Abah Deden Kepada Bupati Bandung agar segera bertindak bagaimana pun Pasar Ikan Modern (PIM) ini. Adalah ikon dari Kabupaten Bandung, dan harus segera di selamatkan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang sengaja. Diduga telah menelantarkan salah satu ikon Kabupaten Bandung.

Pewarta : RedWN

Pendiri & Pimpinan Redaksi
Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

    Leave feedback about this

    • Kualitas Berita
    • Akurasi Informasi
    • Tampilan Website
    Choose Image

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses