

Waspira News || Subang – Histori Kepala Desa Palasari sekaligus DKM mesjid Al-Falah yang terpilih pada tahun 2019 sebagai pejabat antar waktu, kini siap maju kembali di tahun 2026 untuk membawa warganya kearah yang lebih sejahtera.
Kepala Desa muda berusia 49 tahun, Nana warga asli Kp. Palasari yang memimpin Desa Palasari Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.
Kini sosok Nana Hidayat menjelma sebagai sosok Kades yang perlu di tiru sebagai seorang pemimpin yang humanis dan harmonis. Seperti harapan Masyarakat.
Semboyan Desa Bersatu Dalam Kepel Bagian
Berawal atas dasar kepeduliannya pada sesama muslim agar sama sama bisa memakmurkan Mesjid yang ada di dekat rumahnya itu. Akhirnya pada tahun 2000 Nana sendiri mau menerima amanah dari warganya untuk menjadi sebagai ketua DKM di Masjid Al-Falah.
Masyarakat mulai jeli seiring berjalannya waktu begitu melihat keberhasilan Nana membangun Harmonisasi antar sesama warga melalui jalur keagamaan. Akhirnya pada tahun 2019 Warga mulai percaya dan memilih Nana menjadi sebagai Ketua RW.
Keberhasilan Nana menciptakan kerukunan antar sesama warga berikut menciptakan lingkungan yang asri, nyaman dan aman di lingkungan warga RW nya sendiri. Akhirnya warga Desa Palasari pada tahun 2019 memilih Nana sebagai Kepala Desa.
Dibawah kepemimpinan Nana kini keberadaan Desa yang berlokasi disebrang Mesjid Al-Falah mulai menggeliat menuju ke arah kemajuan.
Sikap yang sopan dan penuh percaya diri juga transparan dalam memberikan keterangan terkait penerapan Dana Desa pada saat di konfirmasi. Awak Media pada Hari Selasa (10/12/2025).
Nana mengatakan, “Saya sangat senang bisa bertemu dengan bapak-bapak wartawan, Alhamdulillah untuk penerapan Dana Desa sendiri untuk wilayah. Desa Palasari sudah kami realisasikan mendekati nilai sempurna, “Cetusnya.
Harapan pun di katakan Nana, “Semoga kedepannya desa bisa meningkatkan pendapatan dan taraf hidup Masyarakat desa serta memastikan akses. Yang lebih baik terhadap layanan dasar seperti Pendidikan dan Kesehatan.
Kades berharap untuk fasilitas lapangan bola bisa terlaksana di bangun di desa kami yang di nilai penting untuk memudahkan akses. Bagi Masyarakat yang cinta olahraga”.
Dan juga pemerintahan desa menekankan pentingnya tata Kelola yang baik, transparan dan akuntabel. Kita lakukan inovasi termasuk melalui pendekatan di gital. Untuk memastikan Pembangunan di rasakan oleh Masyarakat.
Terakhir, saya berharap agar dapat mendorong semangat gotong royong dan berpartisipasi aktif Masyarakat dalam setiap proses Pembangunan hal ini. Di lakukan dengan menampung aspirasi dan melibatkan warga dalam perencanaan kegiatan desa secara partisipatif. Tutur Kades Nana
Pewarta : Dani
Red-WN



Leave feedback about this