
WASPIRA NEWS || Bandung Jawa Barat – Proyek Pemasangan Pipa Air Minum ABT, PDAM Tirtaraharja di Jalan Laswi Sebabkan Kemacetan, Di temukan Kekurangan Pengaturan. Dan Kepatuhan K3
Pada hari Minggu (22/2/2026), Proyek galian serta pemasangan pipa air minum yang di lakukan oleh pihak ABT sebagai mitra. Kerja sama dengan PDAM Tirtaraharja di sepanjang Jalan Laswi menghadapi sejumlah permasalahan yang menjadi perhatian bagi pengguna jalan dan masyarakat sekitar.
Meskipun di lokasi telah di pasang beberapa papan ucapan maaf yang menyatakan bahwa kegiatan konstruksi sedang berlangsung guna. Peningkata dan pelayanan air minum bagi masyarakat, ternyata tidak di temukan papan informasi resmi yang menjelaskan rincian proyek secara lengkap.
Papan informasi resmi yang seharusnya ada di lokasi proyek biasanya berisi detail penting seperti ruang lingkup pekerjaan, durasi proyek yang di rencanakan, jadwal pelaksanaan kegiatan yang mungkin mengganggu lalu lintas, nama pihak penyedia jasa yang menangani proyek, nomor kontak untuk keluhan atau informasi lebih lanjut, serta peraturan keselamatan yang harus di perhatikan oleh semua pihak.
Kekurangan papan informasi tersebut membuat banyak pengguna jalan dan warga sekitar merasa kebingungan mengenai alasan panjangnya proyek serta tidak mengetahui. Kapan kondisi jalan akan kembali normal.
Selain permasalahan terkait informasi publik
Di laporkan juga bahwa pekerja yang berada di lapangan kurang mematuhi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang telah. Di tetapkan beberapa poin yang menjadi perhatian antara lain tidak semua pekerja menggunakan peralatan pelindung diri (PPD) secara lengkap seperti helm keselamatan, sepatu kerja anti slip, dan jaket reflektor yang sangat penting terutama ketika bekerja di dekat jalur lalu lintas.
Selain itu, tata letak area kerja di lokasi juga kurang teratur, dengan beberapa peralatan konstruksi dan material bangunan yang tidak di tempatkan di zona aman, sehingga berpotensi membahayakan baik pekerja itu sendiri maupun pengguna jalan yang lewat.
Dampak paling di rasakan oleh masyarakat adalah kemacetan yang terjadi di ruas jalan daerah Laswi akibat adanya pekerjaan perbaikan serta peningkatan jaringan pipa PDAM. Proyek yang memakan sebagian besar badan jalan dua arah tersebut menyebabkan laju lalu lintas menjadi sangat lambat, terutama pada jam kerja pagi antara pukul 06.30 hingga 08.30 WIB dan jam kerja sore antara pukul 16.30 hingga 18.30 WIB.
Banyak pengguna kendaraan bermotor dan mobil yang harus menghabiskan waktu lebih lama untuk melewati area tersebut, bahkan beberapa di antaranya terpaksa mencari jalan alternatif yang tidak selalu dapat di akses dengan mudah.
Pengerjaan proyek kontruksi ABT Sepanjang Jalan Laswi untuk galian dan pemasangan pipa yang sedang berlangsung, katanya guna peningkatan dan pelayanan air minum bagi masyarakat ini jelas menggangu aktipitas pengguna jalan yang melewati
Pihak humas PDAM Tirtaraharja
Oleh awak media di konfirmasi Via WhatsApp setelah adanya komplain dari masyarakat di wilayah sekitar Jalan Laswi dan beberapa desa sekitarnya. “Humas belum respon saat di minta tanggapan terhadap masalah yang terjadi di Jalan Laswi Kab Bandung. dan belum menyadari ketidaknyamanan yang di alami oleh masyarakat akibat kemacetan dan kurangnya pengaturan di lokasi proyek pada jam sibuk.
Masyarakat menekan pada pihak PDAM supaya bisa menyusun jadwal pelaksanaan pekerjaan yang lebih efektif agar tidak terlalu mengganggu lalu lintas pada jam sibuk,” ujar Masyarakat Kab Bnadung sampaikan pada jurnalis WN.
Masyarakat menekan untuk memasang papan informasi resmi yang lengkap dalam waktu paling lambat 3 hari kerja ke depan, serta melakukan pengawasan. Lebih ketat terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan agar semua standar keselamatan dapat di patuhi dengan baik.
Selain itu, harus di kaji untuk menggeser sebagian besar pekerjaan yang membutuhkan penutupan jalan ke luar jam sibuk, seperti malam hari atau hari libur jika memungkinkan, guna mengurangi dampak negatif terhadap lalu lintas.
Pewarta : A Abeng/RedWN



Leave feedback about this