
WASPIRA NEWS || Pasir Jambu, 19 April 2026 – Terpatau Warga, Desa Mekar Maju, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung, secara swadaya dan gotong royong memperbaiki jalan gang yang tergerus parah akibat arus air besar saat musim hujan. Aksi perbaikan ini di pimpin langsung oleh Ketua RT 04/RW 08, dengan biaya sepenuhnya di tanggung secara mandiri oleh warga.
Kerusakan terjadi di sepanjang jalan gang menuju Lio, tepatnya di area saluran irigasi (solokan) yang ambles hingga membentuk lubang menyerupai gua.
Kondisi ini di sebabkan oleh derasnya arus air hujan yang mengikis tanah di bawah struktur jalan beton, sehingga meninggalkan rongga kosong di bawahnya. Jika di biarkan, di khawatirkan jalan tersebut akan roboh sewaktu-waktu dan membahayakan keselamatan warga yang melintas.
Keterangan Dedi
“Kami tidak bisa menunggu bantuan dari atas. Kalau nanti jalan runtuh, siapa yang tanggung jawab? Lebih baik kita gerak cepat sendiri,” ujar Pak Dedi (65), salah satu warga senior yang turut serta dalam aksi perbaikan.
Dalam foto-foto dokumentasi, tampak sejumlah warga bekerja keras di tengah aliran air dangkal, menyusun batu-batu besar untuk menutupi bagian yang longsor dan memperkuat dasar jalan. Beberapa orang lainnya berdiri di atas jalan beton, memantau kondisi dan membantu menyiapkan material.
Seorang warga mengenakan topi jerami dan sepatu bot hijau tampak memberi instruksi, sementara yang lain turun langsung ke dalam air untuk menata batu.
Aksi gotong royong ini bukan hanya bentuk kepedulian terhadap infrastruktur desa, tetapi juga wujud nyata solidaritas antarwarga dalam menghadapi bencana alam kecil yang berpotensi menjadi musibah besar jika di abaikan.
“Ini jalan satu-satunya akses menuju permukiman di ujung gang. Kalau rusak total, anak-anak sekolah, ibu-ibu belanja, bahkan orang sakit mau ke RS pun susah lewat,” tambah Pak RT 04/RW 08 yang memimpin langsung pekerjaan lapangan.
Hingga berita ini di turunkan, pekerjaan masih berlangsung dengan semangat tinggi. Warga berharap pemerintah daerah dapat segera merespons kondisi serupa di wilayah lain agar tidak terjadi hal yang sama di masa depan. Namun, mereka tetap optimistis bahwa dengan kerja sama dan kekompakan, masalah apa pun bisa di selesaikan bersama.
Kontributor : Deki



Leave feedback about this