
Waspira News || Kabupaten Bandung – Kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah dipastikan tidak memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke objek wisata Kawah Putih di kawasan Pacira, Rancabali, Kabupaten Bandung.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Manajer Wisata Kawah Putih, Budi, saat ditemui awak media di Kantor Informasi pada Sabtu (25/4/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, area parkir Kawah Putih tetap dipadati kendaraan wisatawan dari berbagai daerah meskipun sebagian masyarakat masih menerapkan sistem WFH.
“WFH tidak berdampak pada tingkat kunjungan.
Kami mempersilakan masyarakat datang karena hiburan yang sifatnya wisata memang dibutuhkan. Wisata itu kebutuhan untuk penyegaran (refreshing),” ujar Budi.
Tanpa Strategi Diskon
Pihak pengelola menegaskan bahwa mereka tidak memberlakukan promosi khusus, seperti pemotongan harga tiket masuk selama periode WFH ini. Menurutnya, daya tarik alam Kawah Putih sudah cukup kuat sehingga tidak memerlukan strategi diskon untuk menarik minat pengunjung.
“Kami tidak mengadakan promosi potongan harga tiket. Pengunjung datang karena memang ingin menikmati keindahan Kawah Putih, bukan karena tergiur diskon,” tegasnya.
Fleksibilitas Waktu Wisatawan
Salah satu pengunjung, Dedi (40), asal Bandung, mengaku sengaja datang pada hari kerja karena suasana yang lebih tenang. Ia memanfaatkan sistem kerja fleksibel untuk berwisata tanpa harus menunggu akhir pekan.
“Karena WFH jadi enak, bisa mengatur waktu. Mau liburan tidak harus menunggu akhir pekan (weekend). Datang ke sini sekalian penyembuhan (healing),” ucap Dedi.
Pihak pengelola memastikan bahwa standar pelayanan dan kebersihan kawasan tetap terjaga demi kenyamanan pengunjung. Sejauh ini, tren kunjungan terpantau stabil tanpa ada lonjakan maupun penurunan signifikan akibat kebijakan WFH.
Pewarta : Abeng



Leave feedback about this