Bantuan Bencana Berita Kecelakaan Pemerintah

Tagana Provinsi Jawa Barat Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana Kebakaran Di Sukamenak

Tagana Provinsi Jawa Barat Salurkan Bantuan Untuk Korban Bencana Kebakaran Di Sukamenak

Waspira News | Tagana Provinsi Jawa Barat Salurkan Bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk korban bencana kebakaran di. Desa Sukamenak berupa makanan. Siap saji, kasur busa dan selimut. Rabu, (8/2/2023)

Korban bencana terjadinya kebakaran yang berlokasi di Kampung kebon kelapa RT 03 RW 04. Desa Sukamenak kecamatan Margahayu mengakibatkan hangusnya 26 unit dan 120 jiwa kehilangan tempat tinggalnya akibat peristiwa tersebut

Bantuan tersebut di terima langsung oleh. Mory Waskara S.AP .M.SI Kabid Penanganan Bencana Kabupaten Bandung di lokasi posko dan di serahkan. Kepada Camat Margahayu Drs Asep Rahmat setelah itu di serahkan kepada kades Sukamenak Taupik .S.E. dan di terima langsung. Oleh perwakilan masyarakat desa Sukamenak Roby RW. 06.

Perwakilan Masyarakat Asep Mengucapkan Terimakasih Kepada Pemerintah

” Asep mengucapkan banyak terimakasih kepada kementerian sosial yang telah menyalurkan bantuan yang sipatnya sangat di perlukan oleh masyarakat korban kebakaran yang semuanya hangus tanpa sisa di lalap sijago merah dan Asep juga berterimakasih kepada seluruh stikholder yang membantu dari mulai bantuan tenaga maupun materi untuk membantu korban bencana,”ucapnya

“Taupik .SE saat di konfirmasi di lokasi posko tempatnya di RT. 04, RW. 06, juga mengatakan ucapannya kepada kementerian sosial dan Pemerintahan Kabupaten Bandung juga secara khusus kepada Bupati Bandung H.M.Dadang Supriatna yang kemaren datang langsung kelokasi kejadian dan para stekholder juga para relawan terkait penyaluran bantuannya kepada masyarakat Desa Sukamenak

Kang Opik yang sejak peristiwa itu terjadi turun langsung walaupun di tengah malam ketempat kejadian dan menghimbau semua masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan lilin yang telah mengakibatkan hangusnya beberapa rumah juga harta benda akibat kelalaian kita sendiri,” ucap opik

Untuk merelokasi dan merekapitulasi. Pemerintahan Kabupaten Bandung berencana untuk membangun ulang rumah-rumah yang terbakar
Bupati H.M. Dadang Supriatna yang meninjau langsung ke lokasi kebakaran dengan. Dinas Sosial dan para pejabat terkait dan menghitung berapa anggaran yang di butuhkan. Untuk membangun kembali rumah-rumah yang hangus di lalap si jago merah.

“Roby perwakilan dari masyarakat saat di temui oleh awak media di lokasi mengatakan terimakasihnya atas semua kepedulian pemerintahan provinsi juga Kabupaten Bandung dan semua stikholder atas semua bantuan yang mereka terima.

“Roby juga menambahkan sebagai balasan atas semua yang kami terima semoga bisa menjadikan amal baik dan Allah yang bisa membalas semua kebaikan atas semua bantuan yang di terima masyarakat kami,” pungka Roby

Pewarta : Setiawan Jodi Tim

Pendiri & Pimpinan Redaksi
Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

    Leave feedback about this

    • Kualitas Berita
    • Akurasi Informasi
    • Tampilan Website
    Choose Image

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses