
WASPIRA NEWS || KAB. BANDUNG – Masyarakat Kp. Sela Awi, Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, mengeluarkan sorotan keras terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Tenaga Rakyat (DPUTR) Kab Bandung terkait proyek Tembok Penahan Tebing (TPT) yang diduga berjalan tanpa regulasi jelas. Warga menemukan tembok tersebut tengah di bangun tanpa papan proyek dan pelanggaran keselamatan kerja (K3) masif, Senin (15/03/2026).
Tanpa Papan Proyek, Proyek Diduga “Siluman”
Salah satu warga, yang tidak ingin di sebutkan namanya, mengungkapkan, “Proyek ini tiba-tiba ada di tepi tebing tanpa papan proyek. Kita tidak tahu anggarannya, siapa yang merencanakan, dan berapa besar biayanya.” Menurut UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap proyek konstruksi wajib menampilkan papan proyek yang berisi identitas pelaksana, anggaran, dan lingkup pekerjaan. Ketiadaan papan proyek ini menjadi dasar dugaan proyek “siluman” oleh masyarakat.
Pekerja Abai K3 dan APD, Risiko Keselamatan Mengancam
Tim Media WN yang tiba di lokasi menemukan para pekerja tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, sepatu keselamatan, dan rompi. Mereka juga tampak bekerja tanpa perlengkapan pengaman tebing seperti jaring anti longsor atau penyangga batuan. “Ini sangat membahayakan. Jika ada longsor, pekerja dan warga di sekitarnya bisa terkena dampak,” tambah warga lainnya.
Masyarakat Minta Akuntabilitas dan Audit
Masyarakat juga mempertanyakan sumber dan besar anggaran proyek TPT tersebut. “Kita ingin DPUTR Kab Bandung transparan: anggaran ini dari mana? Berapa nominalnya? Dan apakah proses pemilihan pelaksana melalui lelang yang sesuai prosedur?” harap mereka. Masyarakat mengajukan permintaan kepada pihak berwenang untuk memeriksa secara mendalam segala pelanggaran dalam proyek ini, termasuk dugaan penyimpangan anggaran dan kelalaian keselamatan.
DPUTR Kab Bandung: Belum Ada Komentar Resmi
Saat di konfirmasi, pihak DPUTR Kab Bandung belum memberikan komentar resmi terkait sorotan masyarakat. Namun, masyarakat berharap tanggapan cepat dari dinas terkait untuk menjawab semua pertanyaan dan mencegah dampak lebih lanjut akibat kelalaian proyek.
Penulis: Abeng
Editor: Yuli
Sumber : Deki



Leave feedback about this