Berita Dinas Bina Marga Jabar Gubernur Jabar Penyimpangan UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan

PEMBANGUNAN PENGUATAN BAWAH JEMBATAN CIGEREUH DIDUGA BERMASALAH

PEMBANGUNAN PENGUATAN BAWAH JEMBATAN CIGEREUH DIDUGA BERMASALAH

Waspira News || Kab Bandung – Pembangunan perkuatan bangunan bawah jembatan Cigereuh yang di kerjakan oleh CV.Muara Rizky di keluhkan tidak adanya pengawasan. Dan diduga adanya indikasi korupsi.

PEMBANGUNAN PENGUATAN BAWAH JEMBATAN CIGEREUH DI DUGA BERMASALAH

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Tata Ruang dalam pekerjaan perkuatan bangunan bawah jembatan Cigereuh yang berlokasi di jalan raya Pangalengan Kabupaten Bandung, dengan Nomor Kontrak: 041/PUR.08.01/Jbt.CGRH/KTR/PPK/PJ2WP.III Tanggal Kontrak: 5 April 2024 Pagu Anggaran: Rp. 2.918.002.497,35,- jangka waktu pelaksanaan: 180 (seratus delapan puluh) hari kalender. Kontraktor Pelaksana: CV.Muara Rizky dan Sumber Dana dari APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2024.

Pantauan awak media ketika kroscek kelapangan, tidak terlihatnya pengawasan dalam pekerjaan tersebut. Dugaan Juga dalam bahan kontruksi material yang di gunakan menggunakan batu belah dari sekitar sungai. Apakah pihak CV sengaja tidak membeli batu belah sebagai salah satu bahan utama untuk perkuatan bawah jembatan karena banyak batu di sungai? Atau mungkin CV tersebut bermain dalam anggaran itu.

Di duga anggaran yang sudah di sediakan untuk membeli bahan material pun tidak di pergunakan oleh CV. Muara Rizky, dugaan kuat adanya indikasi korupsi pun muncul. Karena pertama tidak adanya pengawasan dan kedua bahan material pun ngambil di sekitaran sungai yang jelas-jelas CV tersebut hanya mencari keuntungan besar di atas kepentingan umum sehingg kualitas pekerjaan pun di ragukan asal jadi.

Sementara menurut para pekerja di lokasi, pekerjaan tersebut sudah satu bulan lamanya, ketika di tanyakan pengawas lapangan mereka menjawab” sedang pergi ke material”. Namun beberapa hari sebelumnya ketika awak media ke lokasi, memang pengawas lapangan pun sering tidak ada ditempat.

Pembangun Penguatan Bawah Jembatan Cigereuh

Ketika di sentil terkait pekerjaan perkuatan bawah jembatan untuk pekerjaan tersebut ternyata di borongkan lagi dengan cara Publikasi kepada. Salah seorang bernama pian dan cekis. Ujar pekerja

Seharusnya pengawasan dalam pekerjaan tersebut di tangani oleh tim ahli, karena di takutkan spek yang tidak sesuai dan akibatkan tergerusnya air dalam jangka panjang maka sudah di pastikan jembatan pun akan roboh.

Baca Juga : Proyek Pembangunan Mesjid SMPN 1 Kutawaringin Kab Bandung Mangkrak

Mohon untuk Dinas terkait dan APH segera turun tangan karena pekerjaan tersebut harus di dampingi tim ahli, dengan anggaran. Yang fantastis bukan hanya spek yang harus diperhatikan namun dari bahan material pun harus sesuai.

Baca Juga : Rukun Warga 15 Baleendah Terima Grativikasi Dari Pihak My Republik

Pewarta : Suhendar/ReWN

Pendiri & Pimpinan Redaksi
Agus Suhendar Pendiri & Pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri Agus Suhendar adalah wartawan senior kelahiran 1972 yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik nasional. Ia merupakan pendiri dan pemilik PT Sandy Putra Suhendar Mandiri, perusahaan yang menaungi Balance News serta sejumlah media lainnya. Sebelum mendirikan perusahaan media, Agus Suhendar aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga pemerhati kebijakan pemerintah dan pemberantasan korupsi. Pengalaman tersebut membentuk perspektif kritis dan komitmen kuat terhadap nilai transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan publik. Melalui media-media yang dikelolanya, Agus Suhendar mendorong praktik jurnalisme berimbang, independen, dan investigatif, serta menempatkan pers sebagai pilar kontrol sosial dalam kehidupan demokrasi. Ia juga berperan aktif dalam pembinaan jurnalis dan penguatan etika profesi pers. PT. Sandy Putra Suhendar resmi didirikan untuk menaunginya.

    Leave feedback about this

    • Kualitas Berita
    • Akurasi Informasi
    • Tampilan Website
    Choose Image

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses