
Waspira News || Kab Bandung – Publik Tuduh Pemasangan Pipa PDAM Tirta Raharja Sebabkan Kemacetan dan Kerusakan Jl. Laswi, Proyek di nilai kurang transparan. Jumat (13/3/2026)
Proyek pemasangan pipa air minum PDAM di Jalan Laswi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi sorotan publik. Masyarakat menyatakan proyek tersebut. Menjadi penyebab kemacetan dan kondisi jalan yang semakin kumuh, selain itu juga mengkritik kurangnya transparansi informasi terkait pelaksanaannya. Dampak yang di timbulkan bahkan diduga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Pekerjaan yang menggali badan jalan untuk pemasangan pipa HDPE tersebut meninggalkan bekas galian yang tidak segera di tata. Akibatnya, jalan menjadi sempit dan sebagian area berubah menjadi genangan serta amblas akibat lalu lintas mobil dan kendaraan lainnya.
Selain itu, masyarakat memberikan informasi bahwa tumpukan batu di pinggir jalan menjadi licin akibat lumpur dari bekas galian. Yang diduga akan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan. Warga juga mengajukan pertanyaan terkait kelengkapan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), khususnya terkait rencana penanganan lalu lintas dan pemulihan jalan.
Selain itu, masyarakat mencatat kondisi pekerja yang tidak mentaati standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), serta tidak adanya pengawas proyek di lokasi. Warga menuntut PDAM bertanggung jawab penuh atas dampak yang ditimbulkan dan meminta klarifikasi terkait jadwal penyelesaian proyek agar kondisi jalan dan lalu lintas dapat kembali normal.
Sebelumnya
Pihak penyelenggara proyek pernah menyampaikan bahwa pekerjaan galian bertujuan untuk peningkatan pelayanan air minum dan mengimbau masyarakat untuk bersabar. Namun, kondisi yang semakin tidak nyaman membuat warga menginginkan tindakan cepat guna menyelesaikan proyek dan memulihkan kondisi Jalan Laswi.
Masyarakat juga mengungkapkan kekhawatiran terkait kurangnya transparansi melalui Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Belum ada informasi yang jelas mengenai kalender awal pelaksanaan pekerjaan, nama kontraktor (baik berbadan hukum CV maupun PT), serta sumber anggaran yang digunakan untuk proyek tersebut. Warga meminta agar seluruh informasi terkait proyek ini segera dilengkapi. Ironisnya, kata masyarakat, yang terlihat dari proyek yang dianggap besar ini hanya spanduk bertuliskan “MOHON MAAF PERJALANAN ANDA TERGANGGU ADA PEKERJAAN GALIAN PIPA AIR MINUM UNTUK PENINGKATAN PELAYANAN”.
RedWN



Leave feedback about this